Selasa, 14 April 2009
cerpen
Lantunan lagu opick mengalun menghantar anakku tidur setelah sebelumnya kuganti popoknya.
Kupandangi anakku yang baru berusia beberapa bulan , ia terlihat sangat lucu. Teringat olehku berita mengenai aborsi yang semakin lama semakin menggila, ah, betapa tidak berperikemanusiaanya orang-orang yang tega melakukan itu –pikirku , karena bagaimanapun juga bayi-bayi itu adalah amanah tuhan kepada mereka dan mereka tidak memiliki hak sedukit pun untuk merampas kehidupan bayi-bayi itu , terlebih bayi-bayi itu tidak bersalah dan tidak berdosa. Tapi…bukankah aku sendiri hampir saja menjadi orang-orang yang tidak berperasaan begitu…? Pikiran ku melayang jauh ke masa lalu saat allah baru menjadikanku sebagai calon ibu…
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mei 2007
Kulihat namaku terpampang dipapan pengumuman sebagai salah satu siswa yang menerima beasiswa ke Princeton di amerika , Thanks god , akhirnya usahaku selama ini tidak sia-sia. Aku begitu bahagya. Setelah mendengar ceritaku , kedua orang tua ku begitu mendukung keinginanku itu , mereka bahkan bilang akan tetap mengirimkan sejumlah uang setiap bulanya walawpun sebenarnya mungkin aku tidak akan terlalu membutuhkanya karena selama aku disana seluruh kebutuhanku seperti tempat tinggal , biaya pendidikan , dll dipenuhi oleh pihak universitas yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia, selain itu untuk biaya hidup disana , setiap bulanya aku akan diberi uang oleh pihak universitas yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia . aku melesat ke dunia khayalku , begitu bahgyanya aku hingga tak kusadari jam telah menunjukan pukul 2 pagi dan aku belum tidur sama sekali. Kurapikan kamarku setelah sebelumnya aku gagal membuat mata terperjam karna kantuk belum kunjung datang. Jam telah menunjukan pukul 3 pagi saat aku selesai merapikan kamarku , kurebahkan tubuhku , kutatap sekeliling kamarku “sebentar lagi aku akan meninggalkan kamar ini” pikirku . sesaat pandanganku tertumpu pada sebuah alquran yang telah tampak usang yang luput dari perhatianku saat kurapikan kamar , aku ingat quran yang 2 tahun lalu itu kubeli baru kubaca/kupakai 2kali. Tiba-tiba aku teringat sudah sekian lamanya aku tidak beribadah kepadaNYA , terfikir olehku untuk beribadah kepadaNYA , namun enggan rasanya melakukan sesuatu yang selama ini tidak pernah kulakukan sebelumnya , lagipula ironi sekali melaksanakan yang sunah tanpa pernah melaksanakan yang wajib, jadi kuputuskan untuk menunggu kantuk dipembaringanku. jam telah menunjukan pukul 4pagi , tapi aku belum juga mengantuk , akhirnya aku memutuskan untuk beribadah sejenak kepadaNYA, kupaksakan ber-istikharah kepadaNYA , walaw dalam benakku bagaimanapun juga aku akan tetap pergi ke amerika menggapai cita.
2minggu telah berlalu dan aku telah melupakan istikharah pertamaku setelah sekian lamanya tidak beribadah kepadaNYA . seperti biasa , aku tetap mengikuti berbagai kegiatan yang aku suka , yang salah satunya adalah bedah buku . saat itu aku sedang mengikuti sebuah acara bedah buku yang begitu banyak audience-nya karena menghadirkan salah satu ustadz kenamaan sebagai salah satu pembicaranya , sesi tanya jawab pun sepertinya menjadi sesuatu yang dinanti karena begitu banyaknya pertanyaan yang terlontar dari para audience-termasuk saya . kutanyakan tentang beberapa masalah yang berkenaan dengan keberangkatanku ke amerika , sang ustadz pun menyarankan kepada ku untuk ber-istikharah , saat itu aku teringat istikharah yang kulakukan 2minggu yang lewat , lalu akupun memberitahukanya tentang istikharahku 2minggu yang lalu itu , lalu ustadz itu pun menjawabnya dengan jawaban yang sangat menyebalkan , “berarti mungkin masalah-masalah tentang keberangkatan itulah jawaban dari istikharah ukthi” begitu katanya. Aku merasa sangat kesal , “bagaimanapun juga aku akan berangkat” batinku. Aku tidak percaya tuhan tidak menginginkan aku untuk mendapatkan apa yang aku inginkan dan aku sukai/membuatku bahagya.
Oktober 2007
Tak terasa sudah hampir satu bulan aku di amerika . sekarang sudah mulai musim gugur , sudah tidak terlalu panas bila dibanding ketika Aku baru tiba di amerika saat penghujung musim panas lalu. System Pendidikan disini jauh berbeda dengan system pendidikan di Indonesia dulu . disini aku tinggal serumah bersama teman-teman sekampusku yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Mereka sangat menyenangkan , walawpun ada beberapa hal yang tak kusukai dari mereka ; misalnya minggu lalu saat kami merayakan ulang tahun salah satu teman kami yang bernama Louis, Louis yang merupakan member dari salah satu discotique ternama itu membawa kami ke discotique mewah itu dan mengajak kami semuanya bersenang-senang dengan pembebanan seluruh biaya kepadanya . saat itu kami semua bersenang-senang , kami menghabiskan 3botol ‘sampanye’ , 5 porsi caviar dan masih banyak lagi… sungguh pesta ulang tahun yang mahal...tapi itu bukan masalah bagi louis yang merupakan anak dari duta besar di negaranya . aku sangat menikmati saat itu , saat itu adalah saat pertamaku merasakan caviar…dan itu juga-lah saat pertamaku mereguk ‘khamr’…
November 2007
Aku semakin sering menghabiskan malamku di discotique-discotique dengan teman-teman baruku . Dentuman music dansa memekakan telinga diiringi aroma alcohol yang kental dan ditemani para clubber pria yang selalu berganti-ganti adalah sesuatu yang sangat kami nikmati. Tampaknya Aku sudah sangat terbiasa dengan alcohol , sekarang aku tidak lagi mabuk hingga muntah-muntah seperti saat pertama aku mereguknya. Aku pun mulai berhubungan dengan Nicholas ; seorang pria yang kukenal di salah satu discotique ternama yang merupakan salah satu karyawan di wall-street yang sedang berlibur. Kini aku tidak selalu ditemani teman-temanku ke berbagai discotique , terkadang aku menghabiskan malam bersama Nicholas untuk sekedar menikmati dentuman music dan alcohol hingga tarian erotis para striptease…
Desember 2007
Libur musim dingin pun tiba , pertokoan telah diramaikan berbagai pernak pernik natal dan tahun baru walaw menurutku masik cukup lama. Beberapa dari teman-teman serumahku kembali ke Negara asalnya , sebenarnya aku pun ingin demikian , tapi aku tak memiliki cukup banyak uang - bahkan terlilit hutang , akhirnya aku pun tinggal sendiri dirumah dan hanya ditemani oleh Nicholas. Kami tidak terlalu sering pergi ke discotique lagi . yup! Aku dan Nicholas tidak sering pergi ke discotique lagi…karena kami menjadikan rumah itu seperti discotique…kami memenuhi rumah itu dengan berbagai minuman memabukan , ‘marijuana’ dan para striptease lelaki dan wanita. Saat itulah Nicholas ‘memberiku pekerjaan baru’ yang memang dapat menghasilkan cukup banyak uang dalam waktu singkat ; ‘pengedar… ‘ uang yang dihasilkan cukup banyak , aku dapat melunasi hutang-hutangku dengan uang itu bahkan aku dapat menggunakanya untuk berbagai kesenanganku.
Januari 2008
Libur pun usai dan perkuliahan telah mulai seperti semula , menjelang saat ujian aku sangat kebingungan,selama ini aku mengabaikan kuliah ku dan asyik dengan semua kesenangan sesaat. Akhirnya aku pun melakukan kecurangan saat ujian dan aku diskors karenanya. Namun , walawpun aku diskors , aku tetap datang ke kampus. Bukan…bukan untuk kuliah…tapi untuk menemuni para ‘pelangganku’ … semakin lama customerku pun semakin banyak , aku mengedarkan marijuana ke para mahasiswa/I dikampusku , termasuk pada teman-teman serumah ku…tapi karena salah satu teman serumahku mandy merupakan pengedar extacy , terkadang aku menjual marijuana-ku dengan bayaran extacy-nya. Hubunganku dengan Nicholas semakin jauh , bahkan ia mengatakan akan membawaku ke Negara asalnya dan mempertemukanku dengan orang tuanya . dengan semua itu , aku merasa saat itu adalah sebuah kehidupan yang sempurna.
Februari 2008
huuuueeeeeeeeeeeeeeeeex
hueeeeex….
Sudah Beberapa hari aku ini aku muntah-muntah , teman-teman serumahku menyarankanku untuk ke dokter , tapi aku tetap keu-keuh tidak maw pergi ke dokter. Terkadang mereka men-canda-I ku dengan mengatakan jangan-jangan aku hamil dan menertawakanya… oh my gosh…. aku sungguh tak sanggup membayangkanya bagaimana nantinya kalau aku sampai benar-benar hamil…tapi kemudian kekhawatiran itu kutepis jauh-jauh….bukankah selama ini pil kontrasepsi - pemberian michelle teman serumahku - yang ku konsumsi cukup bersukses mencegah kehamilan…? Namun aku mulai cemas , aku pun mulai mencari Nicholas yang sudah beberapa minggu menghilang entah kemana.
Maret 2008
Saat itu aku sedang melakukan pekerjaanku sebagai pengedar seperti biasa ketika tiba-tiba seorang sheriff memergokiku sedang melakukan transaksi , aku berlari secepat mungkin , namun ternyata sheriff itu lebih cepat dan mulai menanyaiku dengan berbagai pertanyaan. Aku terus mengelak dari semua yang dia katakan , hingga tiba-tiba semuanya gelap……
Perlahan kubuka mataku , kudengar suara berisik dan kulihat cahaya yang menyilaukan . kudapati diriku berbaring disebuah kamar yang bukan kamarku , aku kebingunagan . sesaat kemudian seorang perempuan dengan seragam dokter menjelaskan bahwa aku dibawa kerumah sakit itu oleh sheriff dalam keadaan tak sadarkan diri. Dokter itu mengatakan bahwa aku terlalu lelah dan stress….dan bahwa aku memiliki bayi berumur 5 minggu….
Tak lama kemudia sheriff yang sempat mengejarku itu menemuiku , ia mengatakan bahwa ia iba kepada ku yang sedang hamil sehingga ia tidak akan melaporkanku ke pihak yang berwajib . dua hari kemudian aku kembali ke kampus ku , namun sungguh mengejutkan , pihak kampus telah mengetahui tentang pekerjaanku… mereka memberhentikanku serta telah melaporkanku ke pihak dubes agar segera mendeportasi aku kembali ke Indonesia…
Aku stress…. Untuk pertama kalinya aku mengingat orang tua ku setelah sekian lama kulupakan orang tua ku. tak tega rasanya memberitahukan pada mereka bahwa aku telah menhianati kepercayaan mereka… tak tega rasanya kuungkapkan ke mereka bahwa uang pemberianya kugunakan untuk berfoya-foya dan kemaksiatan….
Aku teringat 5 paket marijuana dan 3 extacy ku yang tersisa …. Pikiranku kacaw… lalu kuhabiskan semuanya dalam waktu bersamaan….hingga aku pun harus diopname selama 3 hari karena koma gara-gara OD alias over dosis….
Mei 2008
Aku tiba di Indonesia… orang tua ku menyambutku dengan penuh kecewa , itupun mereka belum mengetahui tentang kehamilanku.
Setelah 2 hari disana aku baru berani mengatakan yang sebenarnya tentang kehamilanku. Mereka marah dan kecewa teramat sangat. Aku merasa sangat bersalah dan hanya bisa terdiam. Mereka menyuruhku untuk menggugurkanya , tapi aku menolak… bagaimanapun anak ini tumbuh dari darah dagingku – pikirku. Namun desakan demi desakan yang dialamatkan kepadaku serta konsekwensi tidak dianggap sebagai anak mereka bila anak ini tidak di aborsi akhirnya membuatku berubah pikiran… dan maw melakukan aborsi . “aku tidak menginginkan anak ini” dalam benakku.
Hari itu semua telah disiapkan… pemeriksaan telah dilakukan dan peng-aborsi-an akan segera dilakukan…. Sayup-sayup terdengar suara azan…. aku seperti baru tersadar bahwa saat itu aku sedang hendak membunuh seorang calon manusia yang diamanahkan allah kepada ku…. “tidak…stop…aku tidak mau bayi ini di aborsi” jeritku seketika , namun semua orang disitu berusaha menahanku dan tetap ingin bayi ini diaborsi , namun allah berkata lain , aku berhasil kabur dari situ.
Aku berlari tanpa arah . mencari seseorang yang kuharap dapat menolongku namun ku tak tahu siapa . mencari tempat perlindungan manun kutak tahu dimana. Hingga aku terjatuh karena terlalu lelah berlari dan saat itulah dari kejauhan aku melihat sebuah masjid berdiri kokoh yang darinya berkumandang suara azan. Disanalah akhirnya aku mendapatkan seseorang yang dapat membantuku . ia membiarkan aku tinggal ditempatnya dan menanggung seluruh biaya hidupku dan anakku dengan imbalan aku harus bekerja sebagai pembantu untuknya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Suara azan yang menggema menyadarkan ku dari lamunan tentang masa lalu ku , Ah… sungguh ironi , aku yang beberapa tahun lalu dengan aku yang sekarang. Aku teringat tentang hasil istikharahku… mungkin jika aku tidak pergi ke amerika semua itu tidak akan terjadi… bukankah di alquran telah dikatakan “terkadang kamu menyukai sesuatu yang tidak baik untukmu dan terkadang kamu membenci sesuatu yang baik untukmu. Allah maha mengetahui sedangkan kamu tidak.”Aku merasa sangat menyesal , namun apa boleh buat , nasi sudah menjadi bubur , yang lalu biarlah berlalu…. kutatap anakku yang masih tertidur lelap , aku bersyukur allah telah menganugrahkanya kepadaku. Saat ini bagiku yang terpenting adalah memjadikan masa depan yang lebih baik bagiku dan anakku….
Senin, 13 April 2009
pemilu april 2009
Pesta demokrasi 5 tahunan baru saja berlalu , seluruh parpol yang turut serta bertarung dikancah perpolitikan demi mendapatkan kekuasaan dengan penuh harap menanti hasil penghitungan yang yang tak kunjung selesai akibat banyaknya permasalahan yang meliputinya.
ketidak mampuan KPU melaksanakan tugasnya dengan baik dan professional disinyalir sebagai penyebab banyak permasalahan timbul dalam pemilu tahun ini . ada pun permasalahan yang timbul dalam pemilu kali ini diantaranya adalah daftar pemilih yang tidak relevan sehingga terdapat banyak pemilih fiktif didalamnya, carut marutnya distribusi
Dalam pemilu yang dianggap sebagai pemilu terburuk oleh beberapa pihak ini masyarakat harus memilih wakil rakyat dengan system pemilihan yang baru yaitu menyontreng , selain itu , dalam pemilu kali ini masyarakat harus menyontreng di empat jenis surat pemilihan yang berbeda yang masing-masing berukuran lebih dari panjang lebih dari 50 cm dan lebar lebih dari 40cm dengan sejumlah nama calon dari lebih dari 40 partai politik yang berpasrtisipasi.
Selain daripada itu , dalam pemilu kali ini masih terdapat cukup banyak masyarakat yang tidak mendapatkan undangan untuk mengikuti pemilu , padahal mereka sebenarnya memenuhi criteria orang yang berhak memberikan suara dalam pemilihan . sebaliknya , dalam pemilu kali ini juga terdapat banyak masyarakat yang memilih untuk tidak memilih dengan cara ridak menyontreng disurat suara yang diberikan kepadanya atawpun dengan tidak mengikuti pemilihan walawpun mereka telah mendapatkan undangan untuk mengikuti pemilu dan memberikan suaranya.
Namun walawpun pemilu kali ini di nilai sebagai pemilu terburuk dan memiliki sekian banyak permasalahan , kita sebagai rakyat Indonesia tetap berharap agar dari pemilu kali ini dapat terpilih para wakil rakyat yang memang seorang wakil rakyat , bukan hanya seorang wakil rakyat yang hanya bisa menghipnotis masyarakat untuk memilihnya dengan berbagai janji manis yang tak pernah dipenuhinya , bukan seorang yang menamakan dirinya sebagai wakil rakyat tetapi sebenarnya hanya wakil dari parpol ataw golongan tertentu saja , sehingga mereka tidak akan mengkhianati kepercayaan masyarakat yang diberikan kepadanya dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil masyarakat , meletakkan kepentingan rakyat/masyarakat diatas semua kepentingan parpol , golonganya atawpun pribadinya serta melakukan/memberikan yang terbaik untuk masyarakat bukan hanya untuk parpol , golongan ataw pribadi tertentu saja .
Dan semoga saja berbagai permasalahan yang timbul dan disinyalir sebagai kesalahan KPU dan pihak-pihak tertentu dalam pemilu kali ini dapat menjadi pelajaran yang berarti dalam penyelenggaraan pemilu di masa yang akan datang , sehingga tidak akan ada lagi kesalahan pendistribusian , pemilihan ulang atawpun permasalahan-permasalahan lainya dimasa yang akan datang .